Salam Sukses Selalu, bagi Anda pembaca blog ini...

Kamis, 13 Mei 2010

My Portofolio





MY PHILOSOPHY OF
TEACHING AND LEARNING



Æìsùötƒ ª!$# tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä öNä3ZÏB tûïÏ%©!$#ur (#qè?ré& zOù=Ïèø9$# ;M»y_uyŠ 4
“Allah akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu pengetahuan”
(QS. Al Mujadalah :11)

“Didiklah anak-anakmu berenang, memanah, dan berkuda, sesungguhnya anak-anakmu itu akan hidup pada zaman yang bukan zamanmu”.
(Ali bin Abi Talib)

ž  Tujuan umum pendidikan Islam ialah terwujudnya manusia sebagai hamba Allah. Jadi, pendidikan haruslah menjadikan seluruh manusia yang menghambakan diri (beribadah) kepada Allah.
ž  Islam menghendaki agar manusia dididik supaya ia mampu merealisasikan tujuan hidupnya sebagaimana yang telah digariskan oleh Allah. Tujuan hidup menusia itu menurut Allah ialah beribadah kepada Allah. Seperti dalam surat Ad Dzariyat ayat 56 :
$tBur àMø)n=yz £`Ågø:$# }§RM}$#ur žwÎ) Èbrßç7÷èuÏ9 ÇÎÏÈ  
“ Dan Aku tidak menciptakan Jin dan Manusia kecuali supaya mereka beribadah kepada-Ku”. (QS. Ad Dzariyat : 56)

ž  Sebagian orang mengira ibadah itu terbatas pada menunaikan shalat, shaum pada bulan Ramadhan, mengeluarkan zakat, ibadah Haji, serta mengucapkan syahadat. Tetapi sebenarnya ibadah itu mencakup semua amal, pikiran, dan perasaan yang dihadapkan (atau disandarkan) kepada Allah. Aspek ibadah merupakan kewajiban orang islam untuk mempelajarinya agar ia dapat mengamalkannya dengan cara yang benar.
ž  Ibadah ialah jalan hidup yang mencakup seluruh aspek kehidupan serta segala yang dilakukan manusia berupa perkataan, perbuatan, perasaan, pemikiran yang disangkutkan dengan Allah.





MY PHILOSOPHY OF
TEACHING AND LEARNING


“Pembaruan dalam bidang pendidikan memerlukan keberanian untuk mencari metode dan membangun paradigma baru. Fenomena yang selalu terjadi dalam dunia pendidikan di era global ialah selalu tertinggalnya perkembangan dunia pendidikan itu sendiri jika dibandingkan dengan perkembangan teknologi, informasi, dan dunia bisnis yang mengiringinya”.
(Prof. Suyanto, Ph.D)

ž  Sekolah merupakan sebuah institusi dengan salah satu tugas yang diembannya adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) masa depan yang bermutu dan berdaya guna. Dalam prosesnya, sekolah membutuhkan sumber informasi yang mutakhir dan selalu terkini. Pengembangan implementasi teknologi informasi dan komunikasi di sekolah merupakan upaya yang sudah seharusnya dilakukan.
ž  Tidak dapat dipungkiri bahwa kita sedang sudah memasuki masa dimana teknologi informasi menjadi bagian yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Dewasa ini informasi merupakan “komoditas primer” yang dibutuhkan orang, seiring dengan semakin canggihnya teknologi informasi dan komunikasi, sehingga lazim dikatakan peradaban pada masa ini merupakan peradaban masyarakat informasi. Menurut Ziauddin Sardar, informasi bukan hanya kebutuhan, melainkan juga dapat menjadi sumber kekuatan. Teknologi informasi dapat menjadi alat terpenting untuk manipulasi dan alat kendali. Ternyata memang, telah menjadi pendapat umum siapa yang menguasai informasi dialah penguasa masa depan. Bahwa kekuatan baru masyarakat bukanlah uang di tangan segelintir orang melainkan informasi ditangan banyak orang (The new source of power is not money in the hand of a few, but information in the hand of many).







REFLECTIONS
ON MY LEARNING EXPERIENCES


Share your responses with a peer!
1.      Describe how your favourite teacher influenced your teaching!

“Bahwa jika anak Adam as, meninggal dunia, maka terputuslah semua amalnya, kecuali 3 perkara, yaitu : shodaqoh jariyah, ilmu bermanfaat, dan anak sholeh yang mendo’akan orangtuanya” (Hadits)

Kalimat di atas adalah sebuah kalimat motivator dan spirit bagi saya, bahwa mengajar/mentransfer ilmu adalah sebuah amal yang tak akan terputus, sebagai bekal perjalanan jauh kelak di akhirat.
“Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui….”

Sedikit bekal pengalaman mengajar di bangku SMA, ditambah lagi kesan pertama ketika masuk di Al Uswaah Bangil, semakin membangkitkan semangat saya untuk menggeluti dunia pendidikan. Karena di Al Uswah inilah, saya mendapatkan pelajaran yang banyak dari guru-guru dan para Konsultan Pendidikan Al Uswah. Mulai dari cara mendidik anak yang asyik, menggembirakan tapi berbobot telah saya temukan di sini.

Saya terngiang dengan prakata yang pernah diungkapkan oleh salah satu Pengurus Yayasan Amal Sholeh, beliau berkata :  “Janganlah anda menyesal menjadi guru. Jangan anggap Profesi GURU adalah salah satu alternatif mencari pekerjaan, namun GURU adalah sebuah pilihan yang tepat untuk kebahagiaan dunia akhirat…..kita harus menjadi guru yang semestinya…..GURU PROFFESSIONAL…..” 





REFLECTIONS
ON MY LEARNING EXPERIENCES


2.      Describe a positive or negative incident that has affected you!

ž  Ketika saya menginjak kelas X, saya pernah di suapin garam oleh salah satu guru saya, karena saya mengantuk waktu beliau sedang menjelaskan pelajaran. Dari kejadian di atas, saya mendapatkan dua pelajaran:
1.      Bahwa tindakan seperti itu, bukanlah satu-satunya cara memecahkan masalah, namun kita harus memahami dulu latar belakang permasalahannya, “mengapa anak ini bersikap seperti itu….???” cari informasi dan fakta terlebih dahulu, sebelum kita memvonis/mengambil keputusan (menghukum anak semena-mena…), kemudian beri solusi.
2.      Dengan kejadian di atas, Saya dapat ambil pelajaran, bahwa kita harus punya semangat yang tinggi untuk belajar tanpa henti ”Tidak ada kata puas, untuk menuntut ilmu” .................. “Tuntutlah ilmu walau sampai ke negri Cina…” .







REFLECTIONS
ON MY TEACHING EXPERIENCES


Share your responses with a peer!
1.      Explain your greatest success as an educator!

§  Saya mampu memodifikasi kegiatan-kegiatan belajar mengajar, sehingga tidak terkesan membosankan/monoton
§  Kreatif dan Inovatif dalam mendesign LKS/portofolio siswa dengan memanfaatkan ICT, sehingga sejuk dan indah dipandang mata
§  Mampu memanagement kelas (suasana kelas yang aktif dan tertib ketika proses KBM)


2.      Explain your greatest challenge as an educator!

§  Ingin lebih professional dalam memanagemen kelas (memotivasi dan memberi solusi kepada siswa bermasalah)
§  Meningkatkan lagi kualitas diri dalam menerapkan metode “Inquiri dan PAKEMI GemBrot” dalam KBM di kelas
§  Bisa merangsang siswa untuk mengexpresikan diri dalam pembelajaran







My VISION OF
TEACHING AND LEARNING


Answer these questions and then share your responses with a peer!
1.      To create the “School of Best Practices”, I would include the following teaching and learning experiences.

§  Saya akan berusaha untuk lebih variatif dan kreatif lagi dalam mengajar, agar tercipta suasana belajar yang mengasyikkan dengan  menggunakan metode “Inquiry” dan “PAKEMI GemBrot”


2.      To help my students, I would like to explore these topics.

§  Akan berusaha lebih keras lagi dalam memodivikasi design KBM, agar siswa lebih cepat dan lebih mudah dalam memahami materi dan konsep pelajaran
§  Saya harus lebih professional dalam memanagemen kelas (aturan kelas/keyakinan kelas), agar siswa bisa tertib dan bisa mengikuti KBM secara efectif, dan juga lebih semangat lagi dalam menangani anak-anak  bermasalah






MY PROFESSIONAL GOALS


Short-Term Goals

KBM di Kelas
Strategi
Suasana kelas yang hidup
§  Lebih meningkatkan kreatifitas dan variatif model pembelajaran dan Portofolio siswa
§  Memajang hasil karya siswa di papan pamer
Siswa mudah memahami materi pelajaran
§  Menerapkan metode pembelajaran Inquiry
§  Meningkatkan metode pembelajaran “PAKEMI GemBrot”
Managemen Kelas
Strategi
Siswa mematuhi dan menegakkan aturan kelas
§  Lebih konsisten dalam menegakkan aturan kelas
Team Work se-level
Strategi
Pembahasan materi dan HB pada Kegiatan Belajar Mengajar
§  Adanya konferensi dan evaluasi pekanan antar guru se-level (1x @ minggu x 30 menit)
Individu/Professionalisme
Strategi
Ingin memperbanyak membaca referensi-referensi terkait materi pelajaran
§  Meminjam dan membaca buku yang ada di perpustakaan
§  Memanfaatkan ICT “Google Searching/Internet”
Meningkatkan kualitas keRohanian
§  Membaca Al Qur’an ¼ juz perhari
§  Qiyamul Lail 2x seminggu
Karakter
Strategi
Menjadikan siswa berkarakter kerjasama, menghargai dan menghormati orang lain
§  Penegasan aturan kelas
§  Mengingatkan akan tanggung jawab mereka baik di sekolah maupun di rumah





MY PROFESSIONAL GOALS


Long-Term Goals

KBM di Kelas
Strategi
KBM di kelas menerapkan ICT (siswa bisa langsung belajar dengan online)
§  Pengenalan TIK/ICT
§  Penanaman pengetahuan akan ICT / TIK
Managemen Kelas
Strategi
Siswa mampu tertib dan menjalankan semua kewajibannya tanpa harus ditemani guru
§  Penanaman karakter tanggung jawab dan taat pada aturan dimanapun dan kapanpun dengan kesadaran
Team Work se-level
Strategi
Memahami karakter dan sifat teamwork (dewan guru, yayasan, karyawan)
§  Keterbukaan dan mau menerima saran & kritik
Individu/Professionalisme
Strategi
Ingin menjadi pengarang buku pendidikan dan pembuat alat peraga
§  Banyak membaca arikel pendidikan baik dari buku-buku maupun e-book & kreatif mendesign
Ingin menjadi programmer aplikasi software education
§  Menekuni kuliyah dan banyak mencoba tutorial
Karakter
Strategi
Menanamkan kesadaran diri siswa akan takut kepada Allah, dan memiliki sifat bertanggung jawab, dan bersosial
§  Memotivasi diri siswa



Rabu, 12 Mei 2010

ORANG BODOH VS ORANG PINTAR


cobalah  anda renungkan
ORANG BODOH VS ORANG PINTAR

Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya berbisnis..
Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang pintar.
Walhasil boss-nya orang pintar adalah orang bodoh.
Orang bodoh sering melakukan kesalahan,
maka dia rekrut orang pintar yang
tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah.
Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.
Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya
mencari kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk
membayari proposal yang diajukan orang pintar.
Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato,maka dia menyuruh orang pintar untuk membuatnya.
Orang bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH).
oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar
untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.
Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan,
sementara itu orang pintar percaya.
Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh.
Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada di atas.
Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu yang dipikirkan
panjang-panjang oleh orang pintar. Walhasil orang orang pintar menjadi
staf-nya orang bodoh.
Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan,
dia PHK orang-orang pintar yang berkerja.
Tapi orang-orang pintar DEMO. Walhasil orang-orang pintar
‘meratap-ratap’ kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.
Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu
untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan
waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.
Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit.
Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.
Bill Gate, DellHenry Ford,
Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Siu Liong
Adalah orang-orang yang tidak pernah dapat S1, tapi kemudian menjadi kaya raya.
Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka.
Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.
PERTANYAAN :
Mendingan jadi orang pinter atau orang bodoh??
Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh ???
Mana yang lebih mulia antara orang pinter atau orang bodoh??
Mana yang lebih susah, orang pinter atau orang bodoh??
KESIMPULAN:

Jangan lama-lama jadi orang pinter, lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.
Jadilah orang bodoh yang pinter dari pada jadi orang pinter yang bodoh.
Kata kunci nya adalah ‘resiko’ dan ‘berusaha’,
karena orang bodoh perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil, selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil.
Orang pinter perpikir panjang maka dia bilang resikonya besar untuk selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut.
Dan mengabdi pada orang bodoh.